Alhamdulillah, 9 Santri Al-Nahdlah Lulus Pra-EBTAQ Metode Qiroati

Tangerang Selatan, Al-Nahdlah IBS – Sembilan Santri Pondok Pesantren Al-Nahdlah berhasil melalui ujian Pra-EBTAQ (Evaluasi Belajar Tahap Akhir Al-Qur`an) dengan metode Qiroari pada Rabu (15/1/2025) kemarin.

Sembilan santri tersebut adalah Brilliant Syakur Mustafidh (Kelas 8); Ghies Ammar, Nitya Alif Maharani, Rizki Mafha Hilmi, dan Zelfatihannisa (Kelas 9) dari MTs Al-Nahdlah.

Sedangkan, dari MA Al-Nahdlah adalah Intan Amelia Fikriyyah, Zahra Putri Rahmalia (Kelas 10); Falihah Nailatusy Syarofah, dan M. Raihan Perdana Putra (Kelas 11).

Pada ujian yang diselenggarakan di Masjid Nurul Huda Sawah Lama Kota Tangerang Selatan itu, para santri mengikuti sejumlah tes, di antaranya adalah fashohah, tartil, tajwid, gharib, doa harian, praktek wudlu, dan praktek sholat.

Pondok Pesantren Al-Nahdlah sendiri mengirim 12 santri untuk mengikuti ujian Pra-EBTAQ tersebut. Sayangnya, dari keseluruhan santri yang menjadi peserta, tiga di antaranya masih perlu meningkatkan belajarnya.

Adapun sembilan santri yang lulus akan melanjutkan ke tahap selanjutnya, yaitu ujian EBTAQ, yang akan mereka ikuti pada Februari 2025 mendatang.

Wujudkan Peningkatan Mutu Pendidikan, MTS Al-Nahdlah Gelar Rapat Pembinaan GTK

Depok, Al-Nahdlah IBS – Madrasah Tsanawiyah (MTS) Al-Nahdlah menggelar Rapat Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) bersama Pengawas Madrasah pada Rabu (15/1/25) siang.

Rapat yang digelar di Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Al-Nahdlah ini bertujuan untuk mewujudkan peningkatan mutu pendidikan di MTS Al-Nahdlah.

GTK MTS Al-Nahdlah mengikuti Rapat Pembinaan

Pada kesempatan ini, MTS Al-Nahdlah mengundang Pengawas Madrasah Kementerian Agama Kota Depok Asep Edwin Zulhaidir untuk menjadi fasilitator.

Kepala MTS Al-Nahdlah Nyai Hj Lia Zahiroh dalam sambutannya menjelaskan kinerja-kinerja yang telah dilaksanakan oleh madrasah yang dipimpinnya, khususnya pada semester genap yang baru berjalan ini.

Di antaranya adalah madrasah yang berlokasi di Kelurahan Pondok Petir ini sudah membuka penerimaan santri/siswa baru untuk tahun ajaran 2025-2026 mendatang.

Selain itu, para dewan guru juga telah melaksanakan Rapat Kerja Semester Genap tahun ajaran 2024-2025 pada awal Januari ini.

Selanjutnya, memasuki sesi pembinaan, Asep Edwin Zulhaidir menerangkan bahwa guru harus menyertakan hati dalam proses pembelajaran.

Ia juga memberikan sejumlah saran yang dapat dilakukan oleh para guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas.

Misalnya, guru dapat memanfaatkan aplikasi pendukung pembelajaran seperti Mentimeter, Classpoint, dan semacamnya.

Asep juga mengingatkan para guru agar senantiasa belajar dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Baginya, ketika guru yang merupakan seorang pendidik sekaligus pembelajar itu sudah mulai malas belajar, hal itu akan menjadi sesuatu yang sangat berbahaya.

Pewarta foto: Taufik Nur Rohman/Elsas Production

Beasiswa Baznas MA Al-Nahdlah

Santri Kelas 12 MA Al-Nahdlah Ikuti Sosialisasi Jalur Masuk PTN

Depok, Al-Nahdlah IBS – Santri Kelas XII MA Al-Nahdlah mengikuti rangkaian Program Beasiswa Santri Baznas 2024 pada Rabu (8/1/2025) siang di Gedung Balai Latihan Kerja Komunitas Pesantren Al-Nahdlah, Depok.

Santri Kelas XII MA Al-Nahdlah. Foto: M. Naufal Hisyam/Al-Nahdlah IBS

Pada kesempatan ini, mereka menyimak pemaparan dari tim Lembaga Bimbingan Belajar (LBB) Bintang Pelajar mengenai Informasi Jalur Masuk PTN (Perguruan Tinggi Negeri) dan Manajemen Penanganan Kelas XII.

Pemaparan tentang Informasi Jalur Masuk PTN meliputi penyajian daftar PTN di Indonesia, daftar jalur masuk PTN, serta jadwal pelaksanaan tes pada masing-masing jalur.

Setidaknya ada tujuh jalur masuk PTN di 2025, antara lain: Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN-PTKIN), Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN), Seleksi Mandiri Masuk PTN (SMM-PTN) Barat, Jalur Mandiri PTN, dan Seleksi Sekolah Kedinasan atau Perguruan Tinggi Negeri Kedinasan.

Selanjutnya, para santri menerima hasil Tes Diagnostik yang telah mereka ikuti pada 24 Desember 2024 lalu. Hasil tes tersebut dapat menjadi pertimbangan bagi mereka dalam memilih jurusan/program studi saat mendaftar ke PTN nanti.

Bimbingan dan Konseling Bintang Pelajar Aisyah Rahmawati mengatakan, jika santri masih kebingungan dalam menentukan pilihan, maka mereka dapat berkonsultasi dengan Bagian Konseling di Bintang Pelajar.

“Teman-teman punya kesempatan untuk berkonsultasi, kurang lebih selama 30-60 menit,” ujar Aisyah.

Kepala MA Al-Nahdlah Rochman Hakim menegaskan, para santri kelas XII harus memanfaatkan kesempatan mengikuti program persiapan masuk PTN bersama LBB Bintang Pelajar dengan maksimal.

“Semua sudah disediakan, jadi kalian harus menunjukkan keseriusan kalian jika ingin masuk ke PTN impian,” katanya.

Salah seorang santri Kelas XII Intan Akmala Beauty mengaku bahwa dirinya cukup terbantu dengan hasil Tes Diagnostik yang ia terima.

“Cukup terbantu. Jika sebelumnya saya tidak ada bayangan untuk memilih jurusan apa nantinya, sekarang jadi ada bayangan,” ungkapnya.

Selain itu, pada pertemuan yang dihadiri oleh Kepala Cabang Bintang Pelajar Villa Dago Fajar Rianto ini, santri Kelas XII MA Al-Nahdlah juga diajak berkenalan dengan para mentor yang akan mendampingi mereka selama program yang akan dilaksanakan mulai Januari hingga April nanti.

Get 30% off your first purchase

X