Try Out II SNBT 2026

Santri Kelas XII MA Al-Nahdlah Ikuti Try Out II, Persiapan SNBT 2026

Depok, Al-Nahdlah IBS – 19 Santri Kelas XII MA Al-Nahdlah penerima beasiswa Santri Baznas 2025 mengikuti Try Out II pada Ahad (17/01/2026) siang.

Try Out yang dilaksanakan di Laboratorium Komputer Pesantren Al-Nahdlah ini merupakan bagian dari program Kegiatan Pembelajaran (KP) Pendampingan SNBT 2026.

Pengawas Try Out Fajar Rianto mengatakan, tes ini dilaksanakan untuk mengetahui perkembangan kemampuan para santri sekaligus bahan evaluasi atas pembelajaran yang telah berlangsung selama satu bulan sejak Try Out pertama dilaksanakan.

“Sebelumnya mereka sudah mengikuti Try Out. Jadi, kita ingin melihat perkembangan mereka melalui hasil kedua Try Out ini,” jelasnya.

Fajar menambahkan, format tes yang diujikan dalam Try Out sengaja didesain sama dengan format yang diujikan pada saat SNBT, termasuk model-model soal yang dikerjakan.

“Kita ingin menunjukkan kepada mereka bahwa Try Out ini bukan sekedar uji coba, tetapi seperti inilah tes yang diujikan pada saat SNBT nanti,” tutur Fajar.

Selain itu, dengan format seperti ini, hasil dari Try Out dapat menjadi patokan bagi para santri, guru, maupun tutor dalam menaksir peluang kelolosan mereka ke perguruan tinggi negeri yang mereka pilih.

Rencananya, hasil Try Out akan dibagikan satu pekan setelah tes dilaksanakan. Selanjutnya, para santri akan mendapat kesempatan untuk berkonsultasi pada sesi Bimbingan Konseling yang difasilitasi oleh Lembaga Bimbingan Belajar (LBB) Bintang Pelajar.

Siswa Kelas 12 MAS Al-Nahdlah Ikuti Tes Diagnostik

Depok, Al-Nahdlah IBS – 19 siswa kelas 12 MAS Al-Nahdlah mengikuti kegiatan Tes Diagnostik bersama Lembaga Bimbel Bintang Pelajar pada Jumat (24/10/2025) siang.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Laboratorium Komputer Pesantren Al-Nahdlah tersebut, para peserta menjawab sejumlah pertanyaan yang terdiri atas asesmen kognitif dan asesmen non-kognitif.

Asesmen kognitif digunakan untuk mengukur pencapaian kompetensi para siswa. Sedangkan asesmen non-kognitif digunakan untuk mengidentifikasi tingkat kesejahteraan psikologis, gaya belajar, latar belakang para siswa.

Siswa Kelas 12 MAS Al-Nahdlah mengerjakan Tes Diagnostik. Foto: M. Ihfal Alifi/Al-Nahdlah

Pengawas Tes Aisyah Rahmawati mengatakan, Tes Diagnostik ini bertujuan untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan siswa.

“Tes ini membantu guru memahami kebutuhan siswa untuk menyesuaikan metode pengajaran,” ujar Aisyah.

Perempuan yang juga merupakan Staf Pengajar di Lembaga Bimbel Bintang Belajar ini menambahkan, tes ini juga berguna dalam proses merancang pembelajaran yang efektif dan sesuai dengan kebutuhan personal masing-masing siswa.

Sebagai informasi, Tes Diagnostik ini menjadi awal dari rangkaian Program Beasiswa Santri Baznas 2025 yang dijalankan oleh MAS Al-Nahdlah.

Tahun ini, MAS Al-Nahdlah kembali menggandeng Lembaga Bimbel Bintang Pelajar setelah pada tahun sebelumnya juga menggandeng lembaga yang sama.

Haflah At-Takharruj 2025, Ini Pesan KH Abdullah Mas’ud Kepada Para Santri

Depok, Al-Nahdlah IBS – Pondok Pesantren Al-Nahdlah menggelar acara Haflah At-Takharruj santri Kelas IX MTs Al-Nahdlah dan Kelas XII MA Al-Nahdlah pada Senin (12/5/2025) pagi.

Acara yang menjunjung tema “Santri Berdaya, Umat Berjaya: Dari Pesantren Menuju Perubahan Dunia” ini dilaksanakan di Gedung Pemuda Pondok Pesantren Al-Nahdlah.

Sebanyak 26 santri dari Kelas IX MTs (12 putra, 14 putri), dan 21 santri dari Kelas XII MA (7 putra, 14 putri) diwisuda di hadapan orang tua mereka pada Haflah at-Takharruj tahun.

Acara dihadiri oleh Pengasuh Pondok Pesantren Al-Nahdlah Prof Dr KH M Asrorun Niam Sholeh, Ketua Yayasan eLSAS Foundation KH Abdullah Mas’ud, Kepala Kepengasuhan KH Miftahul Huda, serta seluruh jajaran pengurus yayasan, dewan guru dan pembina asrama.

Acara dimulai dengan lantunan shalawat oleh tim hadrah Al-Nahdlah, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Quran, serta penampilan dari tim tari Al-Nahdlah.

Ketua Yayasan eLSAS Foundation KH Abdullah Mas’ud dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada para santri yang diwisuda.

“Saya menyampaikan selamat kepada para santri yang hendak diwisuda,” buka Kyai Mas’ud.

Ketua PCNU Kota Tangerang Selatan ini juga berpesan kepada para santri yang diwisuda untuk selalu istiqomah menjalankan ilmu-ilmu yang sudah diajarankan di pesantren.

KH Abdullah Mas’ud. Foto: M Fadhlillah

“Pertama, saya berpesan semoga Anak-anak bisa mengamalkan dan mengaplikasikan apa yang sudah didapat di pesantren ini,” ujarnya.

Selanjutnya, Kyai Mas’ud berharap para santri mampu melanjutkan berbagai keistiqomahan yang telah dibiasakan saat di pesantren.

“Kedua, semoga kalian bisa istiqomah mendawamkan apa yang diajarkan di pesantren ini, nilai nilai, karakter baik, kebiasaan yang sudah ditanamkan di pesantren jangan sampai ditinggalkan.”

Terakhir, Kyai Mas’ud berpesan agar para santri tetap menyambung silaturrahmi dengan pesantren, terutama dengan para guru yang pernah mendidik mereka.

“Terus jaga hubungan baik dengan pesantren, halaqah ruhiyah antara santri dengan kyai, murid dengan guru, ini yang harus kalian jaga, karena ini yang akan mengantarkan keberkahan kalian,” tegasnya.


Editor: M. Naufal Hisyam

Get 30% off your first purchase

X