Evaluasi Belajar Tahap Akhir Al-Qur`an (EBTAQ) Qiroati

7 Santri Al-Nahdlah Jadi Peserta EBTAQ se-Tangsel

Depok, Al-Nahdlah IBS – 7 Santri Pesantren Al-Nahdlah mengikuti Evaluasi Belajar Tahap Akhir Al-Qur`an (EBTAQ) metode Qiroati tingkat Tangerang Selatan pada Sabtu (24/01/2026) siang.

Tujuh santri tersebut terdiri atas tiga santri Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al-Nahdlah dan empat santri Madrasah Aliyah (MA) Al-Nahdlah.

Dalam evaluasi yang dilaksanakan di Pesantren Takhassus Institut Ilmu Al-Qur`an Pamulang ini, para santri melewati sejumlah rangkain tes. Di antaranya adalah fashohah, tartil, ghorib, tajwid, doa harian, surat pendek, praktek wudlu, dan praktek sholat.

Salah seorang peserta Halwa Nafisa Putri menceritakan, ia sempat merasa deg-degan pada saat mengikuti evaluasi. 

“Kegiatannya seru, meskipun sempat merasa deg-degan,” tutur Halwa.

Peserta lain, Queenta Siti Azzura, mengaku bahwa ia menikmati setiap proses dalam EBTAQ ini. 

“Saya menikmati prosesnya, meskipun sempat gugup saat ujian berlangsung,” ungkapnya.

Adapun tiga santri MTs Al-Nahdlah yang mengikuti EBTAQ kali ini adalah Queenta Siti Azzura (Kelas VIII), Fathan Muhammad Althaf, dan Muhammad Afdan Reihan (Kelas IX).

Sedangkan, empat santri MA Al-Nahdlah adalah Edzar Sandrio Zen, Halwa Nafisa Putri, Silna Farodisa (Kelas XI), dan Daffag Zainal Abidin (Kelas XII).

Editor: Muhammad Naufal Hisyam

Pesantren Al-Nahdlah Gelar Acara Serah Terima Santri Baru Tahun Ajaran 2025/2026

Depok, Al-Nahdlah IBS — Pondok Pesantren Al-Nahdlah menggelar acara Serah Terima Santri Baru di Gedung Pemuda, Pesantren Al-Nahdlah Depok pada Sabtu (12/07/2025) pagi.

Serah terima santri baru dihadiri oleh jajaran pimpinan Pesantren Al-Nahdlah, dewan pembina asrama, dan para santri baru beserta para orang tua maupun wali mereka.

Direktur Pendidikan Pesantren Al-Nahdlah Ustadz Rosyidin Efendi SQ, MA, menyambut langsung para santri baru sekaligus mengenalkan Pondok Pesantren Al-Nahdlah sebagai pesantren ramah anak.

“Kami bertekad menjadi pesantren yang ramah anak, pesantren anti diskriminasi,” buka Ustadz Rosyidin.

Ia melanjutkan, “oleh karena itu, kami menyambut dengan suka cita dan penuh kegembiraan kepada seluruh santri baru. Selamat datang dan selamat bergabung di Pondok Pesantren Al-Nahdlah.”

Kepala Kepengasuhan Pesantren Al-Nahdlah KH Miftahul Huda Lc mengatakan, para wali santri hendaknya ikhlas dalam mengantarkan anak-anak mereka ke pondok pesantren.

“Antarkan dengan senyum, tinggalkan nanti dengan senyum juga. Jangan ada tetesan air mata, supaya anak-anak cepat betah, dan kirimkan doa terbaik setelah sholat kepada anak-anak kita,” ujarnya.

Acara serah terima santri baru ditutup dengan doa yang dibacakan oleh Wakil Kepala bidang Kesiswaan Ustadz M Ihfal Alifi SH, M Sc.

Sebagai informasi, Pondok Pesantren Al-Nahdlah menerima 49 santri baru untuk tahun ajaran 2025/2026, terdiri atas santri Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah.

Editor: M Naufal Hisyam

Haflah At-Takharruj 2025, Ini Pesan KH Abdullah Mas’ud Kepada Para Santri

Depok, Al-Nahdlah IBS – Pondok Pesantren Al-Nahdlah menggelar acara Haflah At-Takharruj santri Kelas IX MTs Al-Nahdlah dan Kelas XII MA Al-Nahdlah pada Senin (12/5/2025) pagi.

Acara yang menjunjung tema “Santri Berdaya, Umat Berjaya: Dari Pesantren Menuju Perubahan Dunia” ini dilaksanakan di Gedung Pemuda Pondok Pesantren Al-Nahdlah.

Sebanyak 26 santri dari Kelas IX MTs (12 putra, 14 putri), dan 21 santri dari Kelas XII MA (7 putra, 14 putri) diwisuda di hadapan orang tua mereka pada Haflah at-Takharruj tahun.

Acara dihadiri oleh Pengasuh Pondok Pesantren Al-Nahdlah Prof Dr KH M Asrorun Niam Sholeh, Ketua Yayasan eLSAS Foundation KH Abdullah Mas’ud, Kepala Kepengasuhan KH Miftahul Huda, serta seluruh jajaran pengurus yayasan, dewan guru dan pembina asrama.

Acara dimulai dengan lantunan shalawat oleh tim hadrah Al-Nahdlah, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Quran, serta penampilan dari tim tari Al-Nahdlah.

Ketua Yayasan eLSAS Foundation KH Abdullah Mas’ud dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada para santri yang diwisuda.

“Saya menyampaikan selamat kepada para santri yang hendak diwisuda,” buka Kyai Mas’ud.

Ketua PCNU Kota Tangerang Selatan ini juga berpesan kepada para santri yang diwisuda untuk selalu istiqomah menjalankan ilmu-ilmu yang sudah diajarankan di pesantren.

KH Abdullah Mas’ud. Foto: M Fadhlillah

“Pertama, saya berpesan semoga Anak-anak bisa mengamalkan dan mengaplikasikan apa yang sudah didapat di pesantren ini,” ujarnya.

Selanjutnya, Kyai Mas’ud berharap para santri mampu melanjutkan berbagai keistiqomahan yang telah dibiasakan saat di pesantren.

“Kedua, semoga kalian bisa istiqomah mendawamkan apa yang diajarkan di pesantren ini, nilai nilai, karakter baik, kebiasaan yang sudah ditanamkan di pesantren jangan sampai ditinggalkan.”

Terakhir, Kyai Mas’ud berpesan agar para santri tetap menyambung silaturrahmi dengan pesantren, terutama dengan para guru yang pernah mendidik mereka.

“Terus jaga hubungan baik dengan pesantren, halaqah ruhiyah antara santri dengan kyai, murid dengan guru, ini yang harus kalian jaga, karena ini yang akan mengantarkan keberkahan kalian,” tegasnya.


Editor: M. Naufal Hisyam

Get 30% off your first purchase

X