Try Out SNBT III Berjalan Lancar, Puasa Bukan Penghalang Bagi Santri

Depok, Al-Nahdlah IBS – 19 santri kelas XII MA Al-Nahdlah penerima Beasiswa Santri Baznas 2025 mengikuti Try Out SNBT III pada Ahad (22/02/2026) pagi.

Pada TO yang dilaksanakan di Laboratorium Komputer Pesantren Al-Nahdlah itu, para santri mengerjakan sejumlah soal dengan tingkat kesulitan yang sedikit berbeda dibandingkan dua TO sebelumnya.

Selama tiga jam terhitung sejak 09.00 WIB, TO berjalan dengan lancar meski dilaksanakan di saat para santri sedang menjalankan ibadah puasa Ramadan.

“Alhamdulillah aman,” ucap Fajar Riyanto, staf pengajar Lembaga Bimbel Bintang Pelajar yang menjadi pengawas TO.

Lebih lanjut, Fajar menuturkan bahwa para santri akan mendapatkan kesempatan berkonsultasi setelah mengikuti TO ini, sebagaimana setelah TO II beberapa waktu lalu.

“Insya Allah di awal Maret nanti, sebelum mereka liburan,” jelasnya.

Fajar menambahkan, bimbingan konseling yang kedua ini berbeda dengan bimbingan pertama yang telah berlangsung pada akhir Januari 2026 silam.

Pada bimbingan pertama, para santri diberi kesempatan untuk berkonsultasi terkait perguruan tinggi maupun program studi yang akan mereka pilih.

Sedangkan, pada bimbingan kedua nanti, mereka akan diberikan rekomendasi universitas dan program studi sesuai dengan hasil tiga TO yang telah mereka dapatkan.

“Jadi, nanti mereka bebas memilih untuk pilihan pertamanya. Sedangkan pilihan keduanya adalah hasil rekomendasi dari tim kami,” terang Fajar.

Pendaftaran SNBT sendiri akan berlangsung pada 25 Maret hingga 07 April 2026 mendatang. Jadwal ini juga yang menjadi pertimbangan saat memajukan jadwal bimbingan konseling.

“Karena kami khawatir mereka sudah daftar saat liburan tapi belum mengetahui rekomendasi dari kami,” bebernya.

Evaluasi Belajar Tahap Akhir Al-Qur`an (EBTAQ) Qiroati

7 Santri Al-Nahdlah Jadi Peserta EBTAQ se-Tangsel

Depok, Al-Nahdlah IBS – 7 Santri Pesantren Al-Nahdlah mengikuti Evaluasi Belajar Tahap Akhir Al-Qur`an (EBTAQ) metode Qiroati tingkat Tangerang Selatan pada Sabtu (24/01/2026) siang.

Tujuh santri tersebut terdiri atas tiga santri Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al-Nahdlah dan empat santri Madrasah Aliyah (MA) Al-Nahdlah.

Dalam evaluasi yang dilaksanakan di Pesantren Takhassus Institut Ilmu Al-Qur`an Pamulang ini, para santri melewati sejumlah rangkain tes. Di antaranya adalah fashohah, tartil, ghorib, tajwid, doa harian, surat pendek, praktek wudlu, dan praktek sholat.

Salah seorang peserta Halwa Nafisa Putri menceritakan, ia sempat merasa deg-degan pada saat mengikuti evaluasi. 

“Kegiatannya seru, meskipun sempat merasa deg-degan,” tutur Halwa.

Peserta lain, Queenta Siti Azzura, mengaku bahwa ia menikmati setiap proses dalam EBTAQ ini. 

“Saya menikmati prosesnya, meskipun sempat gugup saat ujian berlangsung,” ungkapnya.

Adapun tiga santri MTs Al-Nahdlah yang mengikuti EBTAQ kali ini adalah Queenta Siti Azzura (Kelas VIII), Fathan Muhammad Althaf, dan Muhammad Afdan Reihan (Kelas IX).

Sedangkan, empat santri MA Al-Nahdlah adalah Edzar Sandrio Zen, Halwa Nafisa Putri, Silna Farodisa (Kelas XI), dan Daffag Zainal Abidin (Kelas XII).

Editor: Muhammad Naufal Hisyam

Try Out II SNBT 2026

Santri Kelas XII MA Al-Nahdlah Ikuti Try Out II, Persiapan SNBT 2026

Depok, Al-Nahdlah IBS – 19 Santri Kelas XII MA Al-Nahdlah penerima beasiswa Santri Baznas 2025 mengikuti Try Out II pada Ahad (17/01/2026) siang.

Try Out yang dilaksanakan di Laboratorium Komputer Pesantren Al-Nahdlah ini merupakan bagian dari program Kegiatan Pembelajaran (KP) Pendampingan SNBT 2026.

Pengawas Try Out Fajar Rianto mengatakan, tes ini dilaksanakan untuk mengetahui perkembangan kemampuan para santri sekaligus bahan evaluasi atas pembelajaran yang telah berlangsung selama satu bulan sejak Try Out pertama dilaksanakan.

“Sebelumnya mereka sudah mengikuti Try Out. Jadi, kita ingin melihat perkembangan mereka melalui hasil kedua Try Out ini,” jelasnya.

Fajar menambahkan, format tes yang diujikan dalam Try Out sengaja didesain sama dengan format yang diujikan pada saat SNBT, termasuk model-model soal yang dikerjakan.

“Kita ingin menunjukkan kepada mereka bahwa Try Out ini bukan sekedar uji coba, tetapi seperti inilah tes yang diujikan pada saat SNBT nanti,” tutur Fajar.

Selain itu, dengan format seperti ini, hasil dari Try Out dapat menjadi patokan bagi para santri, guru, maupun tutor dalam menaksir peluang kelolosan mereka ke perguruan tinggi negeri yang mereka pilih.

Rencananya, hasil Try Out akan dibagikan satu pekan setelah tes dilaksanakan. Selanjutnya, para santri akan mendapat kesempatan untuk berkonsultasi pada sesi Bimbingan Konseling yang difasilitasi oleh Lembaga Bimbingan Belajar (LBB) Bintang Pelajar.

Get 30% off your first purchase

X