Peringatan Isra Miraj 1446 H di Pesantren Al-Nahdlah, Momentum untuk Meningkatkan Kualitas Sholat

Depok, Al-Nahdlah IBS – Pesantren Al-Nahdlah sukses menyelenggarakan Peringatan Isra Miraj 1446 H pada Selasa (28/1/2025) di Gedung Pemuda, Pesantren Al-Nahdlah, Depok.

Kegiatan yang bertema “Generasi Rabbani, Pewaris Ilmu dan Akhlak Nabi” ini diikuti oleh seluruh santri Al-Nahdlah baik putra maupun putri.

Peringatan Isra Miraj 1446 H diawali dengan acara khataman Al-Quran yang dilaksanakan setelah sholat Subuh berjamaah.

Kegiatan dilanjutkan dengan perlombaan antar santri, mulai dari MHQ (Musabaqah Hifdhil Quran), MQK (Musabaqah Qiroatul Kutub), hingga Cerdas Cermat.

Acara Talkshow bersama Pengajar di Pesantren Munzalan Mubarakan Al-Islamiyah Depok Dr. Risfandi, Lc., M. Ag. menjadi puncak peringatan Isra Miraj tahun ini.

Penanggung Jawab kegiatan Ustadz Aditya Rally mengatakan, peringatan Isra Miraj ini jadi momentum bagi para santri untuk merenungkan kembali makna perjalanan luar biasa yang ditempuh oleh Nabi Muhammad Saw ini.

“Kami juga belajar untuk menjadikan sholat sebagai bekal utama dalam menjalani hidup, termasuk dalam kegiatan sehari-hari di pesantren,” jelas Ustadz Aditya kepada tim media Pesantren Al-Nahdlah.

Ia menambahkan, melalui peringatan Isra Miraj ini, para santri diharapkan mampu meningkatkan pemahaman tentang makna sholat serta meningkatkan kualitas sholat mereka.

“Harapannya, santri Al-Nahdlah mampu memahami makna sholat dengan lebih mendalam,” terangnya.

Ia juga menegaskan,”mereka juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas sholat, baik dari segi kekhusyukan maupun keistiqomahan.”

Departemen PMB dan Muhadlarah Sukses Gelar Kegiatan Muhadlarah Edisi Perdana

Depok, Al-Nahdlah IBS – Departemen Pengembangan Minat-Bakat dan Muhadlarah Pengurus Komisariat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PK IPNU-IPPNU) Al-Nahdlah sukses menggelar Muhadlarah Usbu’iyah pada Jum’at (17/1/2025) malam.

Ini merupakan Muhadlarah edisi perdana bagi kepengurusan Departemen PMB dan Muhadlarah masa khidmat 2024-2025 yang baru dilantik pada Desember 2024 lalu.

Sebagai informasi, Departemen PMB dan Muhadlarah adalah departemen yang baru dicetuskan pada kepengurusan ini.

Sebelumnya, Departemen PMB berada di bawah satu naungan dengan Departemen Jurnalistik (Departemen PMB dan Jurnalistik). Sedangkan Departemen Muhadlarah dengan Departemen Bahasa (Departemen Bahasa dan Muhadlarah).

Santri putri mengikuti kegiatan Muhadlarah Usbu’iyah di Mushola Gedung Pusat Pesantren Al-Nahdlah.

Pada edisi perdana ini, para santri belum diberikan tugas untuk menampilkan kemampuan mereka dalam berbicara di depan umum (Public Speaking).

Mereka hanya diminta untuk berkumpul dengan kelompok yang telah ditentukan serta berdiskusi untuk menciptakan yel-yel yang akan mereka gunakan pada pertemuan setiap pekan nantinya.

Kegiatan Muhadlarah merupakan kegiatan mingguan di Pondok Pesantren Al-Nahdlah yang diselenggarakan pada setiap Jumat malam dan diikuti oleh santri putra maupun putri secara terpisah.

Kegiatan Muhadlarah untuk santri putra bertempat di Aula lantai 2 Gedung Pusat, sementara untuk santri putri bertempat di Mushola lantai 1 Gedung Pusat.

Di sana, para santri akan mendapatkan tugas untuk tampil sebagai master of ceremony (MC), pembaca ayat suci Al-Qur`an, pembawa pidato tiga bahasa (Indonesia, Arab, dan Inggris), serta pembaca doa.

Kegiatan ini diharapkan mampu memunculkan bibit-bibit potensial di bidang public speaking yang mampu bersaing di dunia luar maupun berkontribusi bagi Pesantren Al-Nahdlah serta masyarakat di sekitarnya.

Alhamdulillah, 9 Santri Al-Nahdlah Lulus Pra-EBTAQ Metode Qiroati

Tangerang Selatan, Al-Nahdlah IBS – Sembilan Santri Pondok Pesantren Al-Nahdlah berhasil melalui ujian Pra-EBTAQ (Evaluasi Belajar Tahap Akhir Al-Qur`an) dengan metode Qiroari pada Rabu (15/1/2025) kemarin.

Sembilan santri tersebut adalah Brilliant Syakur Mustafidh (Kelas 8); Ghies Ammar, Nitya Alif Maharani, Rizki Mafha Hilmi, dan Zelfatihannisa (Kelas 9) dari MTs Al-Nahdlah.

Sedangkan, dari MA Al-Nahdlah adalah Intan Amelia Fikriyyah, Zahra Putri Rahmalia (Kelas 10); Falihah Nailatusy Syarofah, dan M. Raihan Perdana Putra (Kelas 11).

Pada ujian yang diselenggarakan di Masjid Nurul Huda Sawah Lama Kota Tangerang Selatan itu, para santri mengikuti sejumlah tes, di antaranya adalah fashohah, tartil, tajwid, gharib, doa harian, praktek wudlu, dan praktek sholat.

Pondok Pesantren Al-Nahdlah sendiri mengirim 12 santri untuk mengikuti ujian Pra-EBTAQ tersebut. Sayangnya, dari keseluruhan santri yang menjadi peserta, tiga di antaranya masih perlu meningkatkan belajarnya.

Adapun sembilan santri yang lulus akan melanjutkan ke tahap selanjutnya, yaitu ujian EBTAQ, yang akan mereka ikuti pada Februari 2025 mendatang.

Get 30% off your first purchase

X